Pertama-tama, aku hanya memberi tahu kalau aku
bukan pengamat politik. Ya setidaknya bukan yang benar-benar antusias
mengamatinya. Aku cuma suka berpendapat dan menuangkannya dalam bentuk tulisan.
Dan kali ini tidak ada salahnya kan membahas soal Mesir.
Oke, jadi yang terjadi di Mesir sekarang adalah
sebuah kudeta militer dalam rangka penurunan Presiden Mursi. Kudeta? Mungkin
beberapa dari kalian masih bingung apa itu kudeta. Aku juga sebelumnya sempat
tidak tahu apa arti dari kata itu. Ya, aku kan emang bukan orang politik.
:P
Nah, kudeta itu adalah pengalihan kekuasaan
tertinggi. Jadi militer Mesir tampaknya sudah menempati kekuasaan tertinggi
yang pada seharusnya adalah presiden. Itu karena mereka tidak mendukung
kedudukan seorang Muhammad Mursi sebagai presiden Mesir.
Peristiwa tersebut sudah ricuh sejak beberapa
minggu yang lalu. Rakyat-rakyat yang mendukung dan yang menolak jabatan Mursi
turun ke jalan. Militer pun ikut turun dengan anggapan awal membantu
mendamaikan. Namun anggapan itu hanya sebatas lembaran penutup yang mudah
tersingkap, karena rupanya para militer sempat menembakan pelurunya ke beberapa
pendukung Mursi. Dan memang, itu jelas kalau militer berpihak dalam penurunan
Mursi.
Kemudian akhirnya Muhammad Mursi berhasil
digulingkan pada tanggal 3 Juli lalu di tahan di sel penjara dan kekuasaanya
digantikan oleh militer.
Sebenarnya banyak hal yang buat aku bingung,
diantaranya :
- Setahuku Muhammad Mursi adalah presiden yang baik-baik saja, bahkan data-data menyatakan beliau sudah berhasil membuat beberapa kemajuan dalam Negara Mesir. Lalu kenapa dalam waktu yang sebentar, hanya setahun, orang-orang bisa protes dengan kepresidenannya Mursi?
- Apakah pemerintah Amerika ada hubungannya dengan peristiwa ini?
Alasan aku mempertanyakan dua hal di atas karena
menurutku pasti ada sesuatu tentang ketidakpuasan militer sebagian warga Mesir
terhadap sistem kepemimpinan Mursi, semuanya pasti di samping prestasi-prestasi
yang telah beliau berikan. Atau mungkin lebih tepatnya bukan ketidakpuasan,
melainkan kemauan mereka yang Mursi tidak mungkin akan lakukan.
Namun bagaimana pun juga nyatanya warga yang
protes itu berbanding lebih sedikit dengan yang mendukung! Itu sih masuk akal,
karena sebelumnya Mursi terpilih sebagai presiden melalui pemilu, dipilih oleh
rakyat-rakyat Mesir sendiri secara demokratis. Beliau mendapat suara 60%. Lalu
kenapa mayoritas dari berita berita yang dipublikasikan berbicara seperti
'sebagian besar rakyat Mesir protes', khususnya saluran-saluran TV
internasional seperti BBC dan CNN. Nah dengan poin itu aku berpikir, ini ada
hubungannya dengan Amerika. Dikarenakan juga satu hal yaitu sejak Mursi
menjabat sebagai presiden, pintu Rafah (pintu pembatas antara Gaza dan Mesir)
dibuka sehingga penyaluran bantuan dana, sandang-pangan, maupun senjata untuk
warga Gaza lebih lancar.
Lalu apa hubungannya dengan pemerintahan
Amerika, kan itu sih kerugian Israel? Ya tentu saja ada. Israel kan anak
kesayangannya Amerika Serikat, mengingat banyak orang israel yang menduduki
pemerintahannya. Dan sebagai negara adidaya, bukan hal yang benar-benar sulit
untuk melakukan semaunya. Ditambah lagi tokoh oposisi, El-Baradei yang
sebelumnya gagal pada pemilu presiden terakhir. Waktu aku coba cari-cari informasi tentang
El-Baradei, tokoh itu ternyata juga menjalin kerja sama dengan Amerika.
Jadi
kalau menurutku sih begini, pemeran utama dalam misi penurunan Mursi ini adalah
pemerintahan Amerika Serikat dan El-Baradei. Militer adalah alat bantu mereka.
Sedangkan rakyat yang ikut protes bisa dianggap sebagai peran pembantu.
Dan satu hal lagi, sebenarnya yang mereka
lakukan itu sama saja merusak demokrasi Mesir. Sama saja menekan tombol mesin
waktu untuk kembali ke masa lalu, masa kekuasaan Hosni Mubarak, di mana pertumpahan
darah terjadi dikarenakan militer bebas bermain dengan senjatanya. Sama saja
melenyapkan dengan sia-sia jalan emas Mesir yang menjembatani masa depan yang lebih baik,
yang telah dibangun dalam satu tahun terakhir ini. Hanya karena Pintu Raffah dan
keobsesian terhadap jabatan tinggi? Ataukah karena ada sebuah ketakutan?
------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Ya. Begitulah
Itu pendapatku.
Cuma berpendapat ya.
;)
No comments:
Post a Comment