Monday, April 3, 2017

Dijamin Mudah Mengerjakan UN Bahasa Indonesia

Hasil gambar untuk ujian nasional 
Post pertama tahun 2017, tips ngerjain soal UN Bahasa Indonesia! Pokoknya nyesel kalau ga baca ini XD

Oke, mungkin bagi sebagian besar orang banyak yang nyepelein mata pelajaran UN yang satu ini. Bukan karena terlalu mudah juga, tapi masalahnya walau pun teori udah ada di kepala, saat menghadapi soal-soal pilihan ganda yang super rancu ujung-ujungnya pasti dibuat bingung juga. Jadilah banyak yang beranggapan buat ngerjainnya gimana nanti, tinggal dipikir-pikir terus aja.

Nah, yang kaya gini salah banget.

Karena, mengingat belajar teori saja memang tidak cukup, latihan soal yang bener-bener harus diperbanyak. Tapi bukan cuma asal kerjain satu paket soal terus liat kunci jawaban, kerjain lagi, liat kunci jawaban lagi, dan terus begitu, seperti yang kebanyakan orang lakukan. Walau pun kebiasaan kaya gitu membantu juga, tapi ga efektif, karena sulit untuk menangkap pola jawaban dari masing-masing topik.

Ini dia, untuk soal UN Bahasa Indonesia, yang terpenting adalah mengetahui pola jawaban.

Pada dasarnya, kerancuan yang sering kita hadapi karena perbedaan pendapat jawaban (mana yang terbenar) antara kita dan pembuat soal. Soal-soal Bahasa Indonesia emang lucu ya, bahkan antara guru Bahasa Indonesia suka punya pendapat berbeda. Di sini pun, aku bukan untuk menjamin siapa pun buat dapet 100 di UN Bahasa Indonesia. Karena susah banget buat sehati dengan si pembuat soal^^ Tapi setidaknya aku bisa bantu kalian dapat nilai di atas 9!

Jadi langsung aja, ini tipsnya berdasarkan masing-masing topik! (Yang dibahas berikut adalah soal yang sering dibingungin orang-orang)


1. Kutipan Novel/Cerpen/Hikayat/Drama
  • Watak Tokoh: Jika punya lebih dari satu watak cari yang paling menonjol dan menjadi pokok cerita/permasalahan.
  • Pendeskripsian Watak : Secara langsung oleh penulis (metode analitik), dialog antartokoh, pikiran tokoh, perilaku/tanggapan tokoh, oleh tokoh lain. Sebenarnya ini cukup jelas ya. Hanya saja yang suka menjebak adalah dialog antartokoh tidak harus kedua-duanya berbicara, jadi walapun hanya satu tokoh yang berbicara dan tokoh lainnya hanya menanggapi tanpa suara tetap masuk ke kategori dialog antartokoh. Dan satu hal lagi, jika ada 2 option perilaku tokoh dan tanggapan tokoh keduanya sudah pasti salah karena bermakna sama.
  • Sudut Pandang: Orang pertama pelaku utama, orang pertama pelaku sampingan, orang ketiga pelaku utama (penulis bercerita dari satu sudut pandang tokoh. Contoh, .'Ibu merasa bingung bagaimana anak yang telah susah payah didiknya kini minggat dari rumah, dan kakaknya bagaimana bisa pula tidak peduli.'), & orang ketiga serba tahu (penulis bercerita bisa dari semua sudut pandang tokoh. Contoh, 'Ibu merasa bingung bagaimana anak yang telah susah payah dididiknya kini minggat dari rumah. Di sisi lain, Kakak merasa tidak peduli karena memang di hatinya sudah tertumpuk rasa benci.')
  • Amanat: Harus berhubungan dengan kutipan. Baca semua optionnya baik-baik karena suka mengecoh.
  • Nilai Moral: Nilai adalah ukuran dan moral adalah ajaran sikap baik buruk yang diterima masyarakat. Jadi nilai moral adalah ukuran bersikap yang secara umum berlaku di masyarakat, ga harus positif.
  • Ciri Hikayat: Bahasanya plastis yang strukturnya seperti berulang-ulang (bukan tidak mudah dimengerti), ceritanya mustahil biasanya tokoh binatang yang tidak biasa atau hal-hal mistik, dan biasanya istansentris (berhubungan dengan hal-hal kerajaan). Jika ada pertanyaan pastikan diseusaikan dengan isi kutipan hikayat.
  • Konflik/Masalah: Di sini biasanya optionnya dibuat rancu dengan kata-kata yang mirip tapi dapat dicari dengan jeli mana yang lebih masuk ke cerita. Bedakan juga 'konflik', 'penyebab konflik', dengan 'akibat konflik'. Yang perlu ditegasin juga, 'penyebab konflik' dan 'akibat konflik' berada di struktur yang sama dengan 'konflik' yaitu bagian komplikasi itu sendiri, jadi kalau ada option yang alurnya mulus pasti salah. 'Penyebab konflik' bukan orientasi begitu pun 'Akibat konflik' beda dengan evaluasi cerita.
 
 2. Biografi
  • Keteladan: Hal yang bisa diikuti kebanyakan orang yang membacanya. Tidak bersifat personal seperti dapat penghargaan, dsb,
  • Hal Menarik/Unik: Cari pernyataan yang paling mewakili pernyataan yang lain pada option lain yang sekiranya membingungkan. 

3. Teks Non-Fiksi
  • Kalimat Utama: Udah tau kan ini, hampir selalu di kalimat awal. Jarang banget di akhir. Tapi liat saja kalau memang kalimat pertama adalah kalimat khusus.    
  • Isi: Sama aja dengan ringkasan. Jadi harus mewakili semuanya.
  • Ide Pokok: Biasanya terdapat di kalimat utama. Ide pokok tidak sepanjang isi.
  • Inti Kalimat: Sebenernya tinggal ambil inti subjek dan inti predikat (gaada bentuk frasanya) tapi bisa juga dengan objek jika bentuk kalimatnya aktif transitif (bisa diubah jadi kalimat pasif). Juga, terdapat pada klausa utama (bagian kalimat yang tidak diawali dengan konjungsi). Contohnya, 'Karena motornya rusak, Ibu saya sedang pergi ke pasar dengan sepeda.' --> Inti kalimatnya, Ibu pergi.
  • Kalimat Inti: Beda dengan inti kalimat! Kalau ini, satu kalimatnya harus hanya terdiri dari inti kalimat. Beda dikit sih, cuma suka banyak yang bingung aja kan.
  • Simpulan: Merupakan penegasan ulang. Cari--> Yang memberi tahu isi/ringkasan teks, yang memiliki hubungan sebab-akibat dengan kalimat yang sebelumnya, yang menganalogikan secara umum (untuk teks analogi/perbandingan).
  • Kalimat Fakta & Opini: Kata kunci buat fakta --> sudah, waktu, kuantitas. Kata kunci buat opini --> tampak, menurut, kualitas/adjektif. Dari teorinya sebenernya simpel kan. Yang sering buat bingung karena suka ada kalimat yang mengandung keduanya, fakta & opini. Yang kaya gitu langsung disalahkan saja.  

 4. Resensi
  • Keunggulan/Kelebihan: Yang positif dan paling sesuai (jangan males buat ngebandingin dengan teks nya lagi.
  • Kelemahan/Kekurang: Yang negatif dan paling sesuai (jangan males buat ngebandingin dengan teks nya lagi.
  • Kalimat Esai Tanggapan/Ulasan: Opini dalam ceritanya, bukan strukturnya, yang menyangkut pembaca (misalnya --> ceritanya seru, membuat pembaca menangis,cerita menggambarkan kehidupan). Biasanya tidak negatif.
  • Kalimat Kritik: Opini dalam ceritanya yang negatif, yang juga cenderung bukan dari sisi strukturnya karena kalau dari strukturnya (penokohan, kebahasaan) untuk kalimat ulasan kelemahan. Suka mengandung saran. 

5. Kata Baku
  • Berikut daftarnya berdasarkan urutan kata baku - kata tidak baku
  • Aktivitas – aktifitas
  • Amendemen - amandemen
  • Analisis – analisa
  • Andal – handal
  • Antenna - antene
  • Antre – antri
  • Asas – azas
  • Astronaut – astronot
  • Apotek – apotik
  • Atlet – atlit
  • Balans – balan
  • Balsam – balsem
  • Bus - bis
  • Cabai – cabe
  • Cendekiawan – cendikiawan
  • Cenderamata – cinderamata
  • Cengkeram – cengkram
  • Depot – depo
  • Diagnosis – diagnosa
  • Diskotek – diskotik
  • Distilasi – destilasi
  • Dramatisasi – dramatisir
  • Embus – hembus
  • Ekstra - extra
  • Ekstrem – ekstrim
  • Ekstrover – ekstrovert
  • Elite – elit
  • Februari – Pebruari
  • Fondasi – pondasi
  • Formal - formil
  • Frekuensi – frekwensi
  • Hafal – hapal
  • Geladi – gladi
  • Hakikat - hakekat
  • Hipotesis – hipotesa
  • Hektar – hektar
  • Hierarki – hirarki
  • Ijazah – ijasah
  • Imbau – himbau
  • Isap – hisap
  • Istri - isteri
  • Jadwal -jadual
  • Jenderal - jendral
  • Karier – karir
  • Komplet - komplit
  • Kongres – konggres
  • Konkret - kongkrit
  • Korsleting - Konsleting
  • Kreativitas - kreatifitas
  • Kualifikasi – kwalifikasi
  • Kualitatif – kwalitatif
  • Kuantitatif – kwantitatif
  • Kualitas – kwalitas
  • Kuitansi – kwitansi
  • Legalisasi – legalisir
  • Lembap –  lembab
  • Lubang – lobang
  • Makhluk – mahluk
  • Mangkuk – mangkok
  • Mantra – mantera
  • Masjid – mesjid
  • Merek – merk
  • Meterai – meterei
  • Metode – metoda
  • Miliar – milyar
  • Misi – missi
  • Modern - moderen
  • Mubazir - mubadir
  • Mungkir – pungkir
  • Naas – nahas
  • Napas - nafas
  • Narasumber – nara sumber
  • Nasihat – nasehat
  • Neto – netto
  • Notula – notulen
  • Objek – obyek
  • Objektif – obyektif
  • Omzet – omset
  • Orisinal – orisinil
  • Paham – faham
  • Palem – palm
  • Pasfoto – pas foto
  • Paspor - pasport
  • Pikir - fikir
  • Praktik – praktek
  • Prototipe – prototip
  • Respons – respon
  • Risiko – resiko
  • Sah – syah
  • Sanksi – sangsi
  • Sekadar – sekedar
  • Sekretaris – sekertaris
  • Sentral - central
  • Seprai – seprei
  • Silakan – silahkan
  • Sistem – sistim
  • Saksama – seksama
  • Standardisasi – standarisasi
  • Subjek – subyek
  • Subjektif – subyektif
  • Tampak – nampak
  • Teladan - tauladan
  • teknik – tehnik
  • Telanjur – terlanjur
  • Telantar – terlantar
  • Terampil – trampil
  • Vila - villa
  • Wakaf - waqaf
  • Ubah – rubah
  • Zamzam – zam-zam

6. Surat
  • Penutup Surat: Yang benar --> 'Atas perhatiannya/perhatian bapak/perhatian Saudara, saya ucapkan/mengucapkan terima kasih banyak.'
 

Tuesday, February 24, 2015

Forcing Myself

Have you ever think that someday there is gonna be a life that you can go through easily without do anything by forcing yourself?

For me, it's still a question. I'm still keeping it and trying to make it clearer. Gonna do some processes in my mind.

Tuesday, April 15, 2014

Gift from Myself to Myself

Everyone likes gift, me either. But how about gift from myself? Well actually pretty fun XD I have this idea based on one of my teacher anyway.

It goes like this --> I really wanna bought something and actually I could do it that time, but I also had a target (in whatever it is, but usually such as study or exam), so I kept that thing that I want 'till my target have been successfuly done! And then directly I bought that thing which I want and finally got it^^ It's literally just different in time but how glad and how satisfied I am is more really worth it.

Friday, March 14, 2014

Helloooo

Long time didn't post! Yea since I'm a ninth grader student I become more busy for National Examination! A lot of try outs so often to study too. My mind is like going to explode.
Like lately, I got 7 days full of try out omg i'm not as free as usual to do what I like, such as drawing, watching movies or animes, or reading.
But today those-7-days has been over! Now I'm in the train from a trip in Jakarta. Yup, I just had a trip there with my friends, without parents or adults! It was so much fun. We went to Kota Tua and Pasar Pagi Mangga Dua. In pasar pagi I bought some copic and finecolour markers I'm very happy (Bought it with my money I gained from caligraphy contest) XD But one thing I hate it, why I could forget to buy the grey and blender color!!! It's even more important than the other colors I got T_T It sucks. Right in the feels. Ok. Forget it.
But overall, what we did today really really made my day~ Finally I got my chance to go out from this city with train with my friends. Even though previously it's almost being cancelled. One of my friends, Abida had a smakbo test this morning and we don't know what time it would be ended. We don't want to take the train in the noon. So the only thing that we could do is pray. And fortunately we leaved in 9.30 AM! We were so excited that time.

Thursday, December 19, 2013

Liat Hal Baiknya Aja

Sadar atau tidak, kadang atau malah seringnya ketika sesuatu yang buruk terjadi, walau pun ga seberapa tapi bisa ngancurin hal baik lainnya yang kita punya. Yang padahal bisa jadi hal baik itu lebih banyak daripada hal buruknya. Dan kalau kebalikannya, pastinya kita harus bisa membuat hal baik yang kecil itu tetep mendominasi.

Ya, dan aku sadar aku sebenernya suka gitu.

Ga jauh-jauh hari deh, contohnya kemarin kan aku habis beli headset pake uang sendiri, terus kecewa karena aku milihnya rada asal, jadi dapetnya yang jelek-_- Kalau dibungkus keliatannya sih bagus, pas di buka kok...... Yah pokoknya waktu itu lagi makan es krim blueberry & langsung ga mood banget makannya. Padahal kalau dipikir-pikir, ga sayang banget beli headset itu. Setidaknya bisa dipake, sama masalah uang mengurang cuma beli headset ga memuaskan itu, aku kan habis dapet 900rb HAHA (ga bermaksud sombong ya hehe--v)

Hm terus baru-baru ini juga ada pengumuman MCR (Tau kan MCR, My Chemical Romance? Kalau gatau fuck you! Haha. Just kidding~) bakal ngeluarin album greatest hits mereka di Januari 2014! Kalau kalian jadi aku pasti bisa merasakan betapa excited nya :'D Aaaa ga sabar. Tapi. Gatau kenapa sempet ada rasa kesel juga, kenapa mereka udah break-up tapi masih ngeluarin album kayak gitu. Kenapa sampai sekarang ga nyatu aja terus. Biasanya kan kalau udah break-up, ya break-up, gaada hal-hal lagi yang bersangkutan kayak rilis album lagi. Apa-apaan sih MCR. Tapi yaaaaa harusnya aku gausah mikir gitu. Aku kan udah lumayan tenang lagi dari kegalauan break-up mereka(?) Kalau mikir gitu malah bikin kambuh lagi(?). Ya intinya harusnya aku seneng aja, gausah pikir hal buruk itu apalagi itukan udah berlalu.

Masih harus belajar mengontrol diri sendiri lah^^